“IM SAFE” – Rumah Aman Untuk Kamu Yang Terdiskriminasi

Inti Muda Indonesia melaksanakan sebuah project disebut “IM Safe”. Project ini dimulai dari Juni 2019 hingga Juni 2021. IM Safe bertujuan untuk memfasilitasi sebuah rumah aman atau shelter bagi populasi kunci usia muda yang mengalami stigma, diskriminasi dan kekerasan berdasarkan orientasi seksual, identitas gender, ekspresi gender maupun status kesehatan sebagai HIV positif. Dalam hal ini, Inti Muda Indonesia bekerja secara langsung dengan komunitas populasi kunci usia muda di Indonesia untuk memberikan dukungan psikososial bagi mereka yang sangat membutuhkan tempat tinggal sementara, dan memastikan dengan adanya rumah aman ini, Inti Muda Indonesia dapat memahami setiap kebutuhan populasi kunci muda dalam meningkatkan kualitas hidup mereka, seperti meningkatkan kualitas kesehatan secara fisik dan juga mental, serta meningkatkan kesejahteraan, keahlian dan ekonomi populasi kunci muda.

Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika,” memberi kesan negara keanekaragaman, dimana perbedaan-perbedaan antar orang dihormati sebagai sesuatu yang menyumbang ke kesejahteraan masyarakat. Dibandingkan banyak negara-negara lain, Indonesia adalah sebuah negara di mana segala macam berbedaan seharusnya diakui dan dihormati. Tetapi, terwujudnya semboyan ini sebagai realitas yang belum tercapai di Indonesia.

Dengan dilaksanakannya project “IM Safe” ini, merupakan satu langkah yang menunjukkan bahwa suatu jenis diskriminasi dan kekerasan masih ada di Indonesia, yaitu terhadap populasi kunci usia muda, (terdiri dari pengguna napza usia muda, pekerja seks usia muda, gay muda, transgender perempuan muda, dan orang dengan HIV usia muda). Project ini dengan teliti mendokumentasikan berbagai kasus-kasus diskriminasi dan kekerasan terhadap populasi kunci usia muda yang dilakukan oleh sebagian besar keluarga mereka.

Banyak faktor yang memengaruhi terjadinya diskriminasi dan kekerasan yang dialami oleh populasi kunci muda di Indonesia, diantaranya karena faktor kebijakan yang diskrimitaif, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pendidikan seksual komprehensif, agama dan norma-norma sosial yang turut berkontribusi dalam melanjutkan budaya diskriminasi dan kekerasan.

Di Indonesia kelompok populasi kunci usia muda menjadi salah satu kelompok masyarakat yang terus mendapatkan diskriminasi multidimensional. Diskriminasi di sini dapat diartikan sebagai pelayanan atau perlakuan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana pelayanan atau perlakuan berbeda ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut, seperti karakteristik kelamin, orientasi seksual, ras, agama dan kepercayaan, aliran politik, kondisi fisik atau karakteristik lain, yang tidak mengindahkan tujuan yang sah atau wajar.

Pada dasarnya semua diskriminasi terhadap kelompok populasi kunci disebabkan oleh stigma sosial yang dihasilkan dari doktrin dan pemahaman agama yang konservatif. Beberapa contoh diskriminasi yang sering dihadapi kelompok populasi kunci muda di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Diskriminasi sosial, contohnya adalah stigmatisasi, cemoohan, pelecehan, dan pengucilan, tidak adanya kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan formal, dan kekerasan fisik maupun psikis; contohnya pengusiran dari keluarga karena seorang homoseksual atau HIV positif, dan tidak boleh mendapatkan pendidikan formal karena seorang transgender perempuan.
  • Diskriminasi hukum contohnya adalah kebijakan negara yang melanggar hak-hak populasi kunci dan perlakuan hukum yang berbeda.
  • Diskriminasi ekonomi contohnya adalah pelanggaran hak atas pekerjaan di sektor formal.

 

 

Inti Muda Indonesia memberikan kesempatan kepada seluruh populasi kunci usia muda (di bawah 30 tahun) yang mengalami stigma dan diskriminasi untuk mengakses layanan rumah aman ini secara gratis. Adapun fasilitas yang dapat diakses oleh para penghuni shelter antara lain: tempat tidur tingkat (sharing room), makan, peralatan mandi, wifi, pelatihan-pelatihan dan berbagai kegiatan pemberdayaan lainnya dalam durasi tinggal maksimal tiga bulan.

Info lebih lanjut silahkan kirimkan pesan melalui Instagram @intimudaindonesia

 

Share this post

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on email